WhatsApp Image 2019-09-19 at 13.24.09 (2)

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Rapat Tahunan Dewan Ketahanan Pangan

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tasikmalaya menggelar Rapat Tahunan Dewan Ketahanan Pangan Kota Tasikmalaya Tahun 2019 di Aula Balekota Tasikmalaya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tasikmalaya Ir. H. Abu Mansyur, M.SI Mengatakan laporan kegiatan Dinas Ketahanan Pangan Kota Tasikmalaya Berlandaskan Undang-undang No 18 Tahun 2012 Tentang Ketahanan Pangan, Perpres no 83 2006 Tentang Dewan ketahanan Pangan dan peraturan walikota no 37 Tahun 2015 Tentang Pembentukan dewan ketahanan pangan tingkat kota Tasikmalaya.

Melihat Kondisi Kota Tasikmalaya Lahan sawah yang semakin sedikit dengan adanya alih fungsi lahan, menjadi sebuah dasar pemikiran bersama untuk menjaga ketahanan pangan dikota tasikmalaya. selain itu kota tasikmalaya ada beberapa catatan berkaitan dengan ketahanan pangan.

1. belum bisa mandiri pangan, terutama beras masih di pasok oleh kota lain.

2. Kemudian Ketergantungan karbo hidrat terhadap beras yang masih tinggi.
3. Keaneka ragaman belum ideal di kota tasikmalaya.
4. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengkonsumsi B2SA.

Perlu peningkatan pangan serta sinergitas lintas sektoral menjadi sebuah tujuan rapat ini, untuk mewujudkan kemapanan dan kemandirian ketahanan pangan melalui dewan ketahanan pangan tingkat kota tasikmalaya.
Tema kegiatan kali ini pun” membangun sinergi program aksi kemandirian pangan untuk mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri, sehat cerdas dan berkualitas”.
Asisten daerah perekonomian dan pembangunan, H. Kuswa Wardana, pemenuhan pangan sangatlah penting untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas, persoalan ketahanan pangan bukan hanya tugas dari pemerintah akan tetapi menjadi sebuah tanggung jawab bersama lintas sektoral.
Tinggi jumlah penduduk kota tasikmalaya semakin meningkatnya kebutuhan pangan beras untuk dikonsumsi sehingga perlu adanya penanganan bersama bahwa konsumsi beras tidak bisa dijadikan konsumsi utama, sehingga kelompok tani bisa dorong untuk menjual harga beras petani dengan harga yang relatip lebih murah.
Optimalisasi dewan ketahanan pangan untuk menyelesaikan soalusi ketahanan pangan di kota tasikmalaya dan kemandirian pangan tentunya harus bersama sama antara OPD lain dan masyarakat yang bahu membahu mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri di kota tasikmalaya.

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya