Bpp cipedes 1

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Rapat Penyusunan e-RDKK

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan — Rapat Penyusunan e-RDKK ( Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok ) ini dilaksanakan di BPP Kawalu, BPP Indihiang, BPP Cibeureum, dan BPP Cipedes. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 02 September 2020, bertempat di Aula BPP yang dihadiri langsung oleh seluruh Penyuluh Pertanian dan Petani dengan berjumlah 100 orang. Meteri yang disampaikan adalah tentang penyusunan e-RDKK, dimana dalam penyusunan ini yang paling penting adalah tersedianya sarana prasarana bagi petani, mendampingi petani dalam penyusunan e-RDKK, penyusunan RDKK disusun untuk 3 (tiga) musim tanam yaitu Musim Tanam I, II, dan III.

Dalam penyusunan e-RDKK harus memperhatikan : Data petani harus sudah tervalidasi dengan benar mulai dari NIK, alamat, nama ibu kandung, luas garapan, kebutuhan pupuk yang sesuai dosis. Data petani yang diajukan dalam e-RDKK tersebut harus sudah dimasukan kedalam data SIMLUHTAN.

Selanjutnya dilanjutkan dengan tata cara pengisian e-RDKK yang disampaikan oleh admin BPP masing-masing. adapun langkah – langkah penyusunan e-RDKK adalah mengisi format kelompok tani, mengisi format excel RDKK yang mencakup : kolom KTP, Luas Lahan, Tanggal Lahir, pengisian kolom Komoditas dan subsektor. Dalam Pengisian tidak boleh ada tanda koma (,) dan titik koma (;).

Beberapa hal yang harus diperhatikan juga pada proses upload e-RDKK, jadi sebelum upload data ke sistem bahwa format data telah sesuai dengan standar sistem. Pada saat upload, setelah berhasil mohon cek kembali jumlah luas lahan dan volume per jenis pupuk per Kelurahan. Rekap data dapat dilihat di menu ringkasan (total per NIK atau per penerima). File CSV hanya untuk upload, tidak untuk cek data ( jika file CSV dibuka, dapat melalui aplikasi notepad).

 

 

 

 

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya