Foto Rakor KP3_Unggulan

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Rapat Koordinasi KP3 Kota Tasikmalaya

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan === Telah dilaksanakannya kegiatan Rapat Koordinasi Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kota Tasikmalaya pada hari Jum’at tanggal 22 April 2022 yang bertempat di Aula Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya. Pada Rapat Koordinasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya didampingi oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan beserta jajarannya, Perwakilan Produsen Pupuk Indonesia, Koordinator Fungsional Penyuluh Pertanian, Para Kepala BPP Se-Kota Tasikmalaya, Para Distributor, Ketua HKTI Wilayah Kota Tasikmalaya, Ketua KTNA Kota Tasikmalaya serta Anggota Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kota Tasikmalaya.

Hasil dari Rapat Koordinasi tersebut diantaranya :

  1. Sambutan dan pengarahan dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan : a) Distributor, kios pengecer dan Gapoktan harus bisa bekerja sama dalam penanganan distribusi pupuk dengan memperhatikan prinsip 6 Tepat, b) Mengimplementasikan penerapan penggunaan pupuk sesuai spesifik lokasi dan c) Membangun kemitraan melalui kolaborasi dan inovasi dalam rangka pembangunan pertanian;
  2. Pemaparan dari Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan : a) Pengawasan pupuk dan pestisida harus dilaksanakan secara terkoordinir antara pusat dan daerah serta antara instansi terkait di bidang pupuk dan pestisida, b) Pupuk dan pestisida merupakan sarana produksi yang sangat menentukan dalam pencapaian sasaran produksi nasional. Oleh sebab itu pupuk dan pestisida harus tersedia sesuai dengan prinsip 6 (enam) tepat yaitu tepat mutu, jumlah, jenis, harga, waktu, tempat, c) Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota sebaiknya terdiri dari unsur-unsur pemerintah daerah dan dinas terkait yang diketuai oleh Sekretaris Daerah, agar semua instansi terkait di bidang pupuk dan pestisida mempunyai peran sesuai dengan tugas dan fungsinya, d) Memperhatikan Peraturan Walikota Tasikmalaya Nomor 521/Kep.300-DKP3/2021 tentang Pembentukan Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kota Tasikmalaya, dan e) Realisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi Kota Tasikmalaya (Januari-Maret 2022) : urea 13.08%, ZA 1.7%, SP-36 6.79%, NPK 21.57%, organik granul 7.76%, organik cair 6.53%;
  3. Pengarahan Kejaksaan Negeri Tasikmalaya : a) Untuk mengantisipasi adanya penyalahgunaan penyaluran pupuk bersubsidi bisa dilakukan on the spot ke kios dan distributor, b) Agar membuat grup WA Tim KP3 Kota Tasikmalaya sebagai media informasi dan diskusi, c) Hasil on the spot untuk laporan kepada Walikota Tasikmalaya sebagai pembina Tim KP3 Kota Tasikmalaya;
  4. Pengarahan Polres Kota Tasikmalaya : a) Belum adanya indikasi gejala sosial yang muncul masalah pupuk dan b) Surat jalan dari distributor ke kios harus ada dan jelas;
  5. Pemaparan perwakilan PT. Pupuk Kujang : a) Stok urea sampai dengan tanggal 21 April 2022 adalah sekitar 100 ton urea, b) Stok di kios dan distributor relatif aman dan apabila di lapangan/kios ada kendala atau keterlambatan dalam pengiriman segera laporkan ke pihak distributor atau ke produsen;
  6. Pemaparan perwakilan PT. Petrokimia Gresik : Stok pupuk NPK sampai tanggal 21 April 2022 adalah sekitar 100 ton NPK dan perlu diantisipasi pada triwulan III kemungkinan stok alokasi berkurang sedangkan penggunaan meningkat.

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya