Proses-Pemijahan-Ikan-Arwana

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Proses Pemijahan Ikan Arwana

Artikel : DKP3 Kota Tasikmalaya

Ikan arwana termasuk jenis ikan yang menghasilkan sedikit telur. Pemijahan ikan arwana bisa terjadi setelah ikan mencapai masa dewasa matang gonad. Umumnya, kondisi tersebut terjadi saat ikan berumur 7 tahun.

Alat reproduksi arwana jantan berupa testis yang memiliki saluran mani dan menghasilkan sperma. Testis jantan berada di bagian perut, tepat di bawah sirip. Sementara itu, alat reproduksi arwana betina terdiri atas ovarium yang merupakan alat kelamin primer dan oviduk sebagai alat kelamin sekunder. Di tempat inilah akan terbentuk sel telur.

Musim pemijahan ikan arwana biasanya terjadi di awal musim hujan. Jantan dan betina yang sudah siap memijah akan mencari pasangannya masing-masing. Tak jarang, pada proses ini terjadi perebutan di antara beberapa induk jantan untuk mendapatkan betina.

Setelah induk arwana mendapatkan pasangan, ikan akan mencari tempat untuk memijah. Tempat yang dipilih merupakan tempat khusus. Tempat ini tidak boleh dimasuki oleh pasangan arwana lainnya.

Dalam proses pemijahan, induk arwarna betina akan mengeluarkan sel telurnya terlebih dahulu. Ukuran tubuh arwana yang besar tak menjadi jaminan dapat menghasilkan jumlah sel telur yang banyak. Rata-rata induk arwana betina hanya dapat menghasilkan telur sebanyak 20–55 butir per tahun.

Setelah sel telur keluar, induk jantan akan membuahi telur dengan cara menyemprotkan cairan spermanya ke sel telur. Saat proses pembuahan usai, induk jantan akan memungut telur-telur tersebut dan memasukkannya ke mulut. Telur-telur tersebut dierami di dalam mulut arwana jantan hingga menetas. Sementara itu, arwana betina bertugas mendampingi dan menjaga induk jantan.

Telur arwana akan menetas setelah 41 hari setelah proses pembuahan. Benih yang sudah menetas tidak akan langsung keluar dari mulut induk jantan. Benih akan menetap terlebih dahulu selama beberapa minggu hingga cadangan kuning telurnya habis. Selama masa itu, anak arwana akan sesekali keluar dari mulut induknya untuk beradaptasi dengan lingkungan. Daya hidup anak arwana hingga remaja terbilang cukup rendah, yakni tidak lebih dari 50 persen. Itu sebabnya arwana tergolong sebagai ikan langka.

Sumber : https://www.pertanianku.com/proses-pemijahan-ikan-arwana/

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya