Tahap pertumbuhan jamur

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Persiapan yang Diperlukan untuk Budidaya Jamur

Artikel : DKP3 Kota Tasikmalaya

Budidaya jamur tidak bisa berjalan dengan baik bila kebutuhannya tidak dipersiapkan secara matang, khususnya faktor lingkungan yang dapat memengaruhi pertumbuhannya. Berikut ini beberapa persiapan yang diperlukan saat memulai budidaya jamur.

Pilih lokasi yang tepat

Pertumbuhan jamur yang optimal sangat dipengaruhi oleh lokasi atau tempat jamur diusahakan. Lokasi yang dipilih akan terkait dengan faktor lingkungan, seperti suhu, kelembapan, aerasi, dan cahaya. Itu sebabnya lokasi menjadi faktor yang penting.

Lokasi yang cocok untuk budidaya jamur adalah lokasi yang sejuk dengan kisaran suhu 15–28C dan kelembapan udara 60–90 persen. Khusus untuk jamur merang, sebaiknya pilih daerah yang cukup panas dengan kisaran suhu 30–35C. Lokasi sebaiknya jauh dari peternakan dan kawasan pabrik, mudah diakses, dan dekat dengan sumber air.

Rumah jamur yang ideal

Jamur dapat berkembang dengan baik di tempat yang nyaman. Di tempat tersebut, jamur harus terhindar dari gangguan mikroorganisme dan jamur lainnya, serangga dan hewan pengganggu, serta terlindung dari hujan dan matahari langsung. Rumah jamur biasanya dikenal dengan sebutan kumbung.

Kumbung umumnya terbuat dari bahan-bahan sederhana dengan kerangka bambu dan bilik bambu sebagai dinding. Bagian atap terbuat dari genting, daun rumbia, anyaman bambu, atau anyaman jerami padi.

Siapkan sarana pendukung dan pembibitan

Anda juga perlu mempersiapkan sarana pendukung lainnya, seperti ruang produksi, ruang pembibitan, alat sterilisasi media tanam, dan laboratorium. Ruang produksi berguna untuk menyimpan bahan baku seperti serbuk gergaji dan dedak. Ruangan ini juga difungsikan sebagai tempat pengadukan media, pengomposan, dan pembuatan baglog jamur.

Ruang pembibitan merupakan ruangan khusus untuk menyimpan dan memasukkan bibit agar tidak mudah terkontaminasi, terutama ketika dimasukkan ke baglog.

Media tempat tumbuh yang akan diisi oleh bibit jamur perlu disterilisasi terlebih dahulu. Itu sebabnya Anda membutuhkan alat sterilisasi media tanam. Usaha budidaya jamur skala kecil biasanya menggunakan drum bekas minyak yang dimodifikasi sebagai alat sterilisasi.

Terakhir, laboratorium merupakan tempat khusus yang disediakan untuk memproduksi bibit. Peralatan di dalam laboratorium dapat disesuaikan dengan budget yang Anda miliki. Hal terpenting adalah standar kerja yang baik, yakni menjaga kebersihan diri, peralatan, dan ruangan.

Sumber : https://www.pertanianku.com/persiapan-yang-diperlukan-untuk-budidaya-jamur/

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya