5-Alasan-Mengapa-Budidaya-Belut-Menarik

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Perbedaan Belut Segar dan Belut Busuk

Artikel : DKP3 Kota Tasikmalaya

Saat Anda ingin mengolah belut untuk menjadi hidangan, pastikan belut yang dibeli dalam keadaan segar. Apa pun jenis bahan yang akan digunakan untuk masak, bahan tersebut sebaiknya dalam keadaan segar agar aroma serta cita rasanya lebih nikmat. Selain itu, zat gizi yang terkandung di dalamnya juga masih baik. Namun, bagi pemula atau yang jarang mengolah belut, cukup sulit membedakan antara belut segar dan belut yang sudah tidak segar.

Belut termasuk bahan pangan yang mudah sekali mengalami kerusakan yang disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari kadar air rata-rata yang cukup tinggi mencapai 70–80 persen dari berat belut, adanya enzim yang dapat menguraikan protein, belut mengandung asam lemak tidak jenuh berantai panjang yang mudah mengalami proses oksidasi, hingga daging belut memiliki susunan sel yang lebih longgar sehingga mikroorganisme lebih mudah menguraikan komponen gizi ikan.

Perbedaan antara belut yang masih segar dan yang sudah busuk cukup mudah terlihat dari kondisi fisiknya. Berikut ini beberapa perbedaan belut segar dan belut busuk agar Anda tidak salah pilih ketika membelinya.

Belut segar

Belut segar memiliki mata bening dan cembung. Bagian perutnya masih utuh dan mengeluarkan aroma segar. Kulit terlihat cerah dan semua permukaannya dilapisi oleh lendir tipis, segar, dan rata. Apabila sudah dipotong, daging belut akan terlihat kenyal dan melekat kuat pada tulang.

Darah belut segar berwarna merah segar, baunya juga segar. Apabila dimasukkan ke air, daging belut yang masih segar akan tenggelam.

Belut busuk

Kondisi belut busuk biasanya dapat langsung terlihat dari matanya yang kusam atau berwarna merah dan cekung. Bagian perutnya akan terlihat rusak atau pecah dan berbau busuk. Kulit belut terlihat kusam dan dilapisi lendir tebal. Lendir tersebut terasa agak lengket saat disentuh.

Ketika belut dipotong, daging terlihat sudah tidak kenyal dan mudah terlepas dari tulangnya. Darah belut busuk berwarna gelap dan mengeluarkan bau busuk. Begitu pun dengan aroma yang dikeluarkan dari tubuhnya. Ketika Anda masukkan ke air, daging belut busuk akan mengapung di permukaan air.

Sumber : https://www.pertanianku.com/perbedaan-belut-segar-dan-belut-busuk/

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya