Pemupukan-Organik

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Membuat Eco-enzim untuk Menyuburkan Tanaman

Artikel : DKP3 Kota Tasikmalaya

Eco enzim merupakan larutan zat organik kompleks yang diproduksi dari proses fermentasi organik gula dan air. Hasil fermentasi tersebut berwarna cokelat gelap dan beraroma asam atau segar yang sangat kuat. Membuat eco enzim terbilang mudah, Anda bisa menggunakannya untuk memperoleh hasil pertanian yang lebih baik sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

Eco enzim pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Rosukon Poompanvog, pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand. Enzim tersebut dibuat dari sampah organik yang biasa dibuang ke tong sampah, seperti ampas buah dan sayuran, berbagai jenis limbah gula (gula cokelat, gula merah, atau gula tebu), dan air.

Produk enzim ini ramah lingkungan karena dapat mengurangi sampah organik. Membuat eco enzim sebaiknya dilakukan di dalam wadah berbahan plastik. Hindari wadah berbahan kaca karena mudah pecah akibat aktivitas mikroba fermentasi.

Proses pembuatannya tidak memerlukan lahan besar dan juga tidak memerlukan bak komposter dengan spesifikasi tertentu. Untuk Anda yang sudah tertarik membuat eco enzim sendiri, berikut ini ulasannya.

Bahan-bahan:

  • Air bersih
  • Gula jawa/gula aren
  • Sampah organik (kulit buah/sayur)
  • Botol atau jerigen plastik yang dilengkapi dengan penutup (jangan berbahan kaca)

Perbandingan air, gula, dan sampah organik adalah 10:1:3.

Cara membuat:

  • Masukkan air ke botol, jangan sampai penuh. Anda harus menyisakan ruangan untuk gas hasil fermentasi.
  • Potong kecil gula, lalu masukkan ke botol dan kocok sebentar.
  • Masukkan sampah organik yang sudah dipotong-potong ke botol, kemudian tutup hingga rapat.
  • Diamkan selama 3 bulan agar proses fermentasi berjalan sempurna dan menghasilkan eco enzim. Pada satu bulan pertama, buka tutup setiap hari selama lima detik untuk membebaskan gas hasil fermentasi.
  • Campurkan larutan eco enzim yang sudah sempurna sesuai dengan takaran penggunaan.

Ampas yang dihasilkan dari proses pembuatan eco enzim dapat digunakan sebagai pupuk organik. Eco enzim bisa Anda gunakan untuk menyuburkan tanah dan tanaman serta meningkatkan kualitas dan rasa hasil panen.

Eco enzim dapat diaplikasikan sebanyak 30 ml ke dalam 2 liter air, kemudian semprotkan ke tanah di sekitar tanaman atau langsung ke tanaman.

Sumber : https://www.pertanianku.com/membuat-ecoenzim-untuk-menyuburkan-tanaman/

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya