Jaga-Produksi-Telur-dengan-Peremajaan-Ayam-Kampung

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Konstruksi Kandang untuk Ternak Ayam Buras

Artikel : DKP3 Kota Tasikmalaya

Usaha ternak ayam buras pedaging membutuhkan dua macam kandang, yaitu kandang pembesaran dan kandang indukan. Konstruksi untuk kandang ayam buras untuk  pembesaran adalah kandang kotak dan postal, sedangkan untuk kandang induk penghasil telur tetas berbentuk ren. Kandang ren merupakan kandang yang dilengkapi dengan halaman umbaran yang dikelilingi pagar. Berikut ini kriteria konstruksi kandang yang cocok digunakan untuk ternak ayam buras.

Bahan kandang

Penggunaan bahan untuk pembuatan kandang mempunyai pengaruh terhadap efisiensi modal. Pada usaha yang berskala besar dan bersifat komersial, penggunaan bahan permanen lebih menguntungkan dibanding bahan yang mudah dibongkar-pasang.

Untuk usaha skala kecil atau bagi pemula, bahan bangunan kandang sebaiknya terbuat dari bahan yang mudah didapat dan harganya murah, seperti bambu. Hal ini untuk menekan pengeluaran biaya yang lebih besar karena belum bersifat jangka panjang.

Bahan kandang dapat menggunakan bambu, kayu, kawat ram, dan bahan bangunan lain, seperti semen, pasir, dan batu bata.

Dinding kandang dan selokan di sekitar kandang

Dinding kandang dibuat tidak rapat sehingga terdapat celah untuk masuknya sinar matahari dan sirkulasi udara. Dinding kandang dapat dibuat dari anyaman bambu atau kawat ram.

Di sekeliling kandang harus dibuat parit atau selokan. Pembuatan selokan atau parit bertujuan sebagai saluran pembuangan agar air tidak menggenang, terutama pada waktu musim hujan. Ukuran selokan diperkirakan dapat mengalirkan air dengan cepat sehingga tidak membuat lingkungan kandang menjadi becek.

Atap kandang

Atap kandang dapat dibentuk dengan dua sisi miring yang menyerupai huruf “A” atau biasa disebut sistem monitor. Sistem ini lebih unggul karena sirkulasi udara di dalam kandang lebih baik. Selain itu, sistem monitor mampu menahan teriknya cahaya matahari dan dapat menahan air hujan sehingga suhu dan kelembapan di dalam kandang terkontrol. Tepi atap sistem monitor berukuran cukup lebar, yaitu sekitar 1,25 m dari dinding kandang.

Untuk bahan atap sebaiknya menggunakan genting. Atap dari seng sebaiknya dihindari karena bahan tersebut dapat meningkatkan suhu di dalam kandang dan menimbulkan suara bising.

Bentuk dan ukuran kandang

Kandang dapat berbentuk bundar, persegi panjang, atau bujur sangkar dengan ukuran yang bervariasi. Bentuk kandang disesuaikan dengan jumlah ayam sehingga dapat mencegah timbulnya stres.

Sementara itu, tinggi kandang yang baik adalah antara 2–3 m. Tinggi kandang sangat berpengaruh terhadap sirkulasi udara. Semakin tinggi kandang akan membuat peredaran udara juga semakin baik sehingga kondisi di dalam kandang menjadi sejuk.

Sumber : https://www.pertanianku.com/konstruksi-kandang-untuk-ternak-ayam-buras/

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya