Kunci-Keberhasilan-Perkawinan-Sapi-agar-Bunting

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Jenis Pencatatan yang Perlu Dimiliki Peternak Sapi Potong

Artikel : DKP3 Kota Tasikmalaya

Salah satu bagian penting dari beternak sapi potong modern adalah pencatatan. Peternak sapi potong harus melakukan pencatatan yang berkaitan dengan hubungan ternak secara individu seperti asal muasal ternak, pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan ternak.

Pencatatan dapat memudahkan pengenalan terhadap ternak melalui berbagai pendekatan, memudahkan manajemen pemeliharaan terutama pada ternak yang membutuhkan perlakuan khusus, memudahkan perawatan, menghindari kesalahan manajemen pemeliharaan, memudahkan proses seleksi, menghindari terjadinya inbreeding, serta membuat pekerjaan lebih efektif dan efisien terutama pada peternakan yang berskala besar.

Berikut ini jenis pencatatan yang harus dimiliki ketika Anda ingin beternak sapi potong.

Identitas

Setiap ternak dapat diberi identitas agar lebih mudah dikenali. Pengidentitasan ternak dapat berupa identifikasi fisik, penandaan fisik, dan penandaan tambahan. Identifikasi fisik meliputi ciri-ciri fisik, seperti warna bulu, konformasi tubuh, bulu sekitar mata, tanduk, kaki, bentuk telinga, dan punuk. Penandaan fisik ternak dapat dibedakan menjadi semipermanen dan permanen.

Dokumentasi

Mendokumentasi kegiatan sapi merupakan bagian penting yang harus dilakukan, apalagi bila usaha peternakan dilakukan dalam skala besar. Pendokumentasian sapi dilakukan melalui pembuatan sketsa atau gambar individu, profil, foto, ataupun rekaman video. Data-data tersebut nantinya dapat memudahkan proses pengelolaan ternak.

Catatan khusus

Catatan khusus yang dibuat secara detail sangat diperlukan untuk peternakan modern dengan populasi yang banyak. Pencatatan tersebut meliputi tanggal lahir, nomor kode ternak, asal, berat badan, berat lahir, berat sapih, bangsa, dan kesehatannya. Catatan ini harus memuat segala informasi lengkap yang dapat memudahkan tenaga medis atau perawatan ternak dalam melakukan penanganan sehingga kesalahan penanganan dapat diminimalisir.

Pencatatan data individu ternak meliputi nama/nomor telinga ternak, tetua, kelahiran, penyapihan, perkawinan, produktivitas, status kesehatan, dan mutasi.

Sumber : https://www.pertanianku.com/jenis-pencatatan-yang-perlu-dimiliki-peternak-sapi-potong/

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya