Kejadian-Janggal-pada-Ayam-Ternak-yang-Wajib-Diwaspadai

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Jenis Ayam Berdasarkan Tujuan Pemeliharaannya

Artikel : DKP3 Kota Tasikmalaya

Tujuan pemeliharaan ayam pasti berujung pada keuntungan yang akan didapatkan. Itu sebabnya bila dilihat dari segi tujuan pemeliharaan, jenis ayam terbagi menjadi beberapa kelompok. Saat ini sudah banyak ayam yang mengalami kawin silang dari bermacam-macam bangsa sehingga menghasilkan jenis ayam baru dengan nilai ekonomi yang lebih baik.

Di Indonesia terkenal dua istilah, yaitu ayam ras dan ayam buras/kampung. Ayam ras merupakan ayam yang berasal dari induk atau nenek moyang yang diimpor dari luar, sedangkan ayam buras merupakan ayam kampung yang induk atau nenek moyangnya berasal dari Indonesia.

Berikut ini jenis-jenis ayam berdasarkan tujuan pemeliharaannya.

Ayam bibit penghasil anakan

Ayam bibit bisa berasal dari ayam ras penghasil anak ayam pedaging ataupun anak ayam petelur. Pada pemeliharaan ayam bibit harus dipelihara ayam jantan untuk mengawini ayam betina. Sementara itu, ayam bibit pada ayam buras belum terseleksi secara baik. Peternak masih membibitkan dengan cara acak dan belum terarah.

Ayam petelur

Ayam petelur diternakkan secara khusus untuk menghasilkan telur. Ayam petelur memiliki beberapa ciri khas seperti badan langsing dan tegap bergantung pada tipenya. Contohnya, ayam ras (rhode island red, white leghorn), ayam arab, dan beberapa jenis ayam kampung yang sudah mengalami seleksi.

Ayam petelur dapat menghasilkan telur sekitar 200–300 butir per tahun. Ciri khas lain dari ayam petelur ialah mempunyai masa rontok bulu (molting) untuk peremajaan sel-sel dalam tubuhnya. Bila dikawinkan dengan pejantan, dapat menghasilkan telur tetas.

Ayam pedaging

Ayam pedaging diternakkan sebagai penghasil daging. Ukuran badan ayam pedaging relatif lebih besar, padat, kompak, dan berdaging penuh. Itu sebabnya ayam pedaging disebut tipe berat. Jenis ayam pedaging tetap bisa menghasilkan telur, tetapi jumlahnya relatif sedikit. Gerakan ayam jenis ini lambat dan tenang.

Ayam tipe pedaging di antaranya brahma putra dan cochin china. Selain itu, ada juga ayam tipe pedaging yang kakinya tidak berbulu, misalnya ayam bangsa cornish dan sussex. Contoh strain ayam pedaging adalah cobb dan hybro, sedangkan contoh pada ayam kampung adalah pelung.

Ayam dwiguna

Ayam dwiguna merupakan jenis ayam yang bisa menghasilkan telur dan daging sekaligus. Ukuran badan ayam dwiguna edang, serta dapat menghasilkan telur dalam jumlah banyak dan besar-besar. Jenis ayam dwiguna yang terkenal di antaranya hysex brown dan isa brown.

Ayam hias

Ayam hias dipelihara untuk kesenangan dan biasanya harga jualnya lebih tinggi dibanding jenis ayam lain. Hal ini disebabkan oleh keistimewaan yang dimiliki oleh ayam tersebut, seperti keindahan bentuk, kekuatan, dan kemerduan suaranya.

Sumber : https://www.pertanianku.com/jenis-ayam-berdasarkan-tujuan-pemeliharaannya/

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya