1

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Implementasi Supervisi dan Pendampingan Program

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan —- Kegiatan implementasi Supervisi dan Pendampingan Program dan Kegiatan Utama Kemeterian Pertanian lingkup Kota Tasikmalaya dari Balai Karantina Tanjung Priok. Kegiatan ini dilaksanakan di BPP Kawalu Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya dengan Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 04 September 2020 mulai dari pukul 08.00 s.d 11.00 bertempat di Aula BPP Kawalu Jl. Sukahening Kelurahan Karsamenak Kecamatan Kawalu dan pelaksanaan panen di Kelompok Tani Jaya Mandiri Kelurahan Sambongpari Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator Penyuluh Pertanian, Koordinator BPP Kawalu, 23 penyuluh pertanian, 3 orang POPT dan 5 petani di wilayah BPP Kawalu.  Adapun materi yang dibahas adalah tindak lanjut di pertemuan di Hotel Santika dengan materi laporan utama kementerian pertanian.  Jadi laporan tersebut harus diisi oleh seluruh petugas admin di setiap BPP.  Adapun beberapa usulan supaya pengisian laporan KOSTRATANI tidak diisi oleh admin saja tapi bisa diisi oleh seluruh penyuluh pertanian sebagaimana pernah berlaku pada Tahun 2011 s.d 2018 seluruh penyuluh pertanian melakukan laporan secara online dengan program SIMLUHTAN.

Selain membahas tentang laporan juga membahas tentang ketersediaan sarana dan prasarana penyuluhan pertanian untuk menunjang kegiatan KOSTRATANI.  Karena pada tanggal 01 Januari 2021 seluruh BPP yang ada di Indonesia harus bisa terkoneksi ke  Agriculture War Room (AWR).  Jadi apabila ada sarana yang kurang bisa diajukan ke pusat atau pemerintah daerah untuk menunjang kegiatan ini.

Acara selanjutnya dilanjutkan di Kelompok Tani Jaya Mandiri Kelurahan Sambongpari Kecamatan Mangkubumi.  Di Kelompok Jaya Mandiri sedang dilaksanakan panen dengan hasil ubinan rata rata 8,25 Kg/6,25m2 jadi kalau dihitung dalam hektar menjadi 13,25 Ton Gabah Kering Pungut (GKP) atau menjadi 10, 56 Gabah Kering Giling (GKG).  Ini melebihi target dari BPS yaitu 6,3 ton Gabah Kering Giling.

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya