Waktu-yang-Tepat-untuk-Menanam-Jahe

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Herbisida untuk Gulma Pengganggu Tanaman Jahe

Artikel : DKP3 Kota Tasikmalaya

Gulma atau tumbuhan liar yang tumbuh di sekitar tanaman jahe harus rutin disiangi agar tidak mengambil nutrisi di dalam tanah, tempat, air, dan sinar matahari. Penyiangan gulma dapat dilakukan secara manual atau menggunakan herbisida.

Herbisida sebaiknya hanya digunakan untuk menyiangi lahan tanam jahe yang luas dan pertumbuhan gulma sudah telanjur subur. Selain itu, herbisida bisa digunakan jika tenaga kerja untuk menyiangi gulma terbatas atau biaya tenaga kerja untuk penyiangan cukup mahal.

Apabila lahan tanam yang Anda miliki tidak begitu luas dan gulma masih belum terlalu banyak, sebaiknya penyiangan dilakukan secara manual dengan mencabut gulma menggunakan tangan atau menggunakan alat bantu, seperti cangkul, pisau, kored, atau alat sejenisnya.

Herbisida dapat membuat penyiangan gulma berjalan lebih efektif dan efisien. Namun, sebaiknya teknik penyiangan ini menjadi pilihan terakhir karena tidak ramah lingkungan, kecuali bila Anda menggunakan herbisida organik.

Herbisida dapat diberikan pada lahan yang belum ditumbuhi gulma sebagai bentuk pencegahan, jenis yang bisa digunakan adalah herbisida pratumbuh. Namun, bila lahan sudah telanjur ditumbuhi banyak gulma, jenis herbisida yang digunakan adalah pascatumbuh.

Alang-alang yang tumbuh di areal tanam jahe dapat diatasi dengan herbisida Round up 2 cc/l. Namun, penggunaannya harus berhati-hati, jangan sampai mengenai tanaman jahe karena herbisida ini juga bisa menyebabkan tanaman jahe mati.

Sementara itu, untuk jenis gulma lain yang biasa tumbuh di lahan tanam jahe bisa diatasi dengan herbisida Ally atau DMA dengan dosis 1,5 cc/l. Pengendali gulma ini tidak berbahaya seperti Round up sehingga tanaman jahe yang terkena Ally atau DMA tidak akan mati.

Penyiangan gulma juga bisa dilakukan melalui kultur teknis dengan menggunakan jarak tanam yang lebih rapat dari jarak tanam biasanya, yakni 40 cm × 40 cm. Dengan demikian, tajuk tanaman jahe dapat menahan sinar matahari untuk sampai ke permukaan tanah sehingga gulma tidak tumbuh. Anda juga bisa menggunakan mulsa untuk menghambat pertumbuhan jahe secara ramah lingkungan.

Sumber : https://www.pertanianku.com/herbisida-untuk-gulma-pengganggu-tanaman-jahe/

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya