Ciri-ciri-Ayam-yang-Sedang-Sakit

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Ciri-ciri Ayam yang Sedang Sakit

Artikel : DKP3 Kota Tasikmalaya

Penyakit merupakan masalah yang cukup pelik pada usaha peternakan ayam, apalagi untuk ayam broiler yang terkenal mudah stres sehingga gampang terserang penyakit. Umumnya, penyakit yang menyerang akan menunjukkan gejala-gejala klinis sehingga Anda perlu melakukan pemantauan secara rutin agar dapat mengidentifikasi gejala lebih dini. Berikut ini beberapa ciri ayam sakit yang perlu Anda waspadai.

Penurunan nafsu makan

Ayam yang sehat memiliki tingkat konsumsi yang cenderung meningkat setiap harinya disertai dengan penambahan bobot badan. Saat ayam tidak mengalami penambahan bobot badan dalam 2 hari berturut-turut, Anda perlu waspada. Segera lakukan pengecekan secara intensif, terutama pada malam hari untuk mengetahui apakah terdengar ngorok atau tidak.

Namun, bila tidak ditemukan bunyi ngorok, kemungkinan penurunan nafsu makan bisa disebabkan oleh daya tahan tubuh ayam yang menurun atau stres. Permasalahan ini dapat diatasi dengan meningkatkan daya tahan tubuh ayam.

Bertambahnya angka kematian

Kematian dalam usaha pemeliharaan ayam broiler memang wajar, tetapi jika kematian yang terjadi melebihi 0,1 persen per hari, Anda harus waspada. Apalagi, bila tingkat kematiannya terus meningkat setiap hari, Anda harus segera mengambil tindakan meskipun ayam tidak menunjukkan gejala sakit secara fisik.

Ayam-ayam yang sudah mati perlu dibedah untuk mencari tahu penyebab kematian. Selain itu, dapat pula dilakukan uji laboratorium.

Perubahan warna kotoran

Kotoran dapat menjadi salah satu indikator untuk mendeteksi penyakit ayam. Kotoran ayam normal terdiri atas material berwarna agak gelap dan ada kristal asam urat berwarna putih di atasnya. Apabila kotoran yang dikeluarkan berbeda dari kondisi kotoran normal, kemungkinan besar ayam sedang terserang penyakit. Beberapa penyakit biasanya dapat menyebabkan kotoran yang dihasilkan berbeda-beda. Misalnya, cacingan menyebabkan kotoran berwarna putih seperti susu dan berair.

Perubahan fisik

Ciri-ciri ayam sakit terakhir yang perlu Anda kenali adalah perubahan fisik. Perubahan fisik merupakan indikator yang paling mudah dilihat. Perubahan fisik yang biasanya terjadi adalah bulu kusam, bulu pantat basah, kurang aktif, seperti kedinginan, kepala terpelintir, hidung berair atau berlendir, dan sebagainya.

Sumber : https://www.pertanianku.com/ciri-ciri-ayam-yang-sedang-sakit/

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya