nasi oyek matang

Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on email
Share on telegram

Oyek, Makanan Jadul Konsumsi Gula Tinggi

Mungkin sebagian orang masih terasa asing ketika mendengar/ membaca istilah oyek. Maklum, makanan yang satu ini tergolong jenis makanan tradisional yang jaman sekarang sudah sulit ditemukan. Banyak sekali orang yang merindukan rasanya, akan tetapi tak tau di mana ia harus membeli. Lalu, seperti apakah nasi oyek itu? Bagaimana cara memasaknya? Simak artikel kami berikut ini.

Jenis makanan tradisional yang terbuat dari singkong dengan bentuk butiran-butiran mirip beras dan jika dimasak menjadi nasi, disebut oyek. Selama ini, cara membuat oyek masih menggunakan cara yang tadisional dan melalui proses yang tidak sebentar. Agar rasanya enak, singkong yang digunakan untuk membuat beras oyek haruslah singkong yang berusia sedang. Tidak boleh terlalu tua dan tidak boleh terlalu muda. Singkong yang baik pun bukan singkong yang ditanam dilahan tandus, akan tetapi lebih diutamakan singkong yang ditanam di daerah gunung maupun perbukitan, meskipun perbukitan wadas, seperti di Gunung Kidul – Jogja.

Proses mengubah singkong yang batangan menjadi butiran-butiran beras, harus melalui beberapa tahap. Tahapan-tahapan tersebut diproses dengan cara yang tradisional. Sebelum menjadi butiran, singkong terlebih dahulu direndam air selama beberapa hari agar tidak keras. Hal ini yang menjadikan oyek mempunyai cita rasa dan aroma yang khas.

Pengeringan oyek juga tidak menggunakan oven khusus,melainkan dijemur di bawah terik matahari. Maklum, rata-rata petani singkong khususnya produsen oyek, belum banyak yang mendapat bantuan sarana-prasarana dari dinas terkait. Sehingga di kala sering datang hujan, beras oyek yang dihasilkan tidak begitu putih, cenderung agak coklat.

Setelah menjadi butiran oyek (beras singkong) kering, maka ia telah siap dimasak menjadi nasi oyek. Memasak beras singkong menjadi nasi oyek tidaklah sulit, hampir mirip dengan kita memasak nasi biasa. Adapun caranya adalah sebagai berikut:

  1. Beras singkong ini dicuci bersih terlebih dahulu sampai sisa-sisa serat singkongnya tiada,
  2. Setelah dicuci bersih, rendamlah sekitar lima menit (direndam dengan air hangat), dan +/- 10 menit jika direndam dengan air dingin. Waktu perendaman relatif, tergantung selera anda. Semakin lama beras oyek direndam, maka oyek akan semakin lunak nantinya. Tapi, bisa jadi lembek.
  3. Setelah beras singkong direndam, tiriskan hingga kadar airnya berkurang.
  4. Kemudian, kukuslah beras singkong tersebut dengan nyala api sedang & stabil hingga sekitar 20 menit atau dengan tanda nasi oyek sudah “kalis”/ tidak lengket pada centong/ sendok. Pengukusan inijuga bisa dilakukan dengan magiccom.
    Setelah matang, maka nasi oyek pun siap santap!
  5. Agar lebih nikmat, biasanya oyek dicampur aduk dengan parutan kelapa yang ditaburi sedikit garam. Parutan kelapa juga bisa dikukus dahulu sebelum dicampurkan dengan oyek.

Nasi oyek merupakan bahan pangan dengan Indeks Glikemik (IG) rendah. Itu artinya, selain sebagai penawar rindu makanan tradisional masa lalu, nasi oyek juga dapat dijadikan pengganti nasi padi, bagi yang mengalami kadar gula tinggi.

Bagikan:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan Komentar

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya